Waktu :

Alat Pengolah Data Mekanik Sebelum 1940

Th 1623 Mesin Penghitung Yang pertama
Mesin hitung mekanis pertama ditemukan pada sekitar abad ke-17 SM. Adalah Wilhelm Schickard ( 1592-1635 ) - pria berkebangsaan Jerman - yang pertama kali menemukan mesin hitung mekanik sekitar tahun 1623 - 1624. Sayang, catatannya hilang dalam Perang Tiga Puluh Tahun.






Ga
mbar 1: Replika Mesin Hitung Wilhelm Schickard

Th 1642 Mesin penghitung otomatis yang pertama
B
laise Pascal (1623-1662), seorang ahli filosofi dan matematika, menemukan alat penghitung mekanik pertama yang berupa mesin. Blaise Pascal, ahli matematika Prancis - yang saat itu berusia sekitar 19 tahun - membuat kalkulator digital untuk membantu menghitung pajak ayahnya yang pegawai administrasi pemerintahan lokal. Namun alat ini baru bisa untuk penjumlahan dan pengurangan. Alat tersebut disebut Pascaline dan menggunakan ‘roda penghitung’ untuk menjumlahkan bilangan. Walaupun atas penemuannya ini Pascal dipuji sampai keseluruh Eropa, tetapi Pascaline merupakan alat yang sukar untuk diperbaiki jika rusak. Hanya Pascal sajalah yang bisa memperbaiki alat tersebut, sehingga para pengusaha menganggap alat tersebut terlalu kompleks. Selain itu pada masa tersebut tenaga kerja bidang perhitungan aritmatik sangat murah dibanding dengan tenaga kerja bidang mesin. Bagaimanapun desain ‘roda penghitung’ masih digunakan oleh seluruh alat hitung setidaknya sampai pertengahan tahun 1960. Kemudian alat penghitung mekanik telah dianggap usang sejak ditemukannya alat penghitung elektronik. Nama Pascal yang sangat popular diabadikan dalam bahasa pemograman computer sampai sekarang ini.

Th 1666 Mesin Pengali Perta
ma
Ditemukan oleh Sis Samuel Morland

Th 1673 Leibniz’s Calculating Machine
Gottfried Wilhelm von Leibniz (1646 - 1716), matematikawan dan fi
lsuf Jerman pada 1671 mengembangkan alat hitung bikinan Pascal. Ia membuat mesin hitung yang tidak hanya dapat melakukan penjumlahkan dan pengurangan tapi sekaligus melakukan perkalian, pembagian, dan mencari akar.



Gambar 4: Replika Leibniz's Calculating
Machine

Th 1777 Mesin Logika Yang Pertama
Pada tahun 1777, Charles Mahon menciptakan mesin logika yang pertama yang diberi nama Logic Demonstrator yang mampu memecahkan problema numerik bentuk logika dan probabilitas.

Th 1801 Mesin Kartu Yang Pertama

Joseph Maria Jacquard, seorang ahli tenun dari Perancis, pada tahun 1801 membuat alat tambahan pada alat tenun yang menghasilkan pola tenun secara otomatis. Ini merupakan satu langkah pengembangan maju dari instruksi terprogram sejak alat tenun dikontrol oleh seragkaian punched cards. Kartu-kartu ini mempunyai lubang dan berfungsi sebagai program dengan menyediakan serangkaian instruksi yang terbaca oleh mesin ketika melewati beberapa susunan tangkai. Pada tahun 1812 lebih dari 11.000 mesin tenun Jacquard diproduksi di Perancis.

Gambar 5 : Pembuatan kartu pada mesin tenun Jacquard
Gambar 6: Jacquard Card

Th 1820 Mesin penghitung komersial pertama yang sukse
s
Pada tahun 1820, kalkulator mekanik mulai populer. Charles Xavier Thomas de Colmar dari Inggris menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatik dasar.
Kalkulator mekanik Colmar, arithometer, mempresentasikan pendekatan yang lebih praktis dalam kalkulasi karena alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak dipergunakan hingga masa Perang Dunia I. Bersama-sama dengan Pascal dan Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal.

Th 1822 Babbage’s Difference Engine

Tahun 1812, Babbage memperhatikan kesesuaian alam antara mesin mekanik dan matematika:mesin mekanik sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan; sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah-langkah tertenu. Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin mekanik sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik. Usaha Babbage yang pertama untuk menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukan perhitungan persamaan differensil. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis.
Gambar 7: A small section of the type of mechanism employed in Babbage's Difference Engine [photo © 2002 IEEE]


Th 1833 Babbage Analytical Engine
Prinsip kerjanya merupakan dasar kerja dari komputer sekarang
Pada tahun 1833, juga ditemukan suatu konsep pemrosesan data yang menjadi dasar kerja dan prototipe dari komputer-komputer sekarang yang dikenal dengan mesin Babbage’s Analytical Engine. Mesin Babage dikembangkan oleh Charles Babbage seorang professor matematika dari Universitas Cambridge Inggris.
Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage tiba-tiba terinspirasi untuk memulai
membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine. Asisten Babbage, Augusta Ada King (1815-1842) memiliki peran penting dalam pembuatan mesin ini. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Anlytical Engine kepada publik. Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dlam mesin dan juga membuatnya menjadi programmer wanita yang pertama. Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamakan sebuah bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai penghormatan kepadanya.
Mesin uap Babbage, walaupun tidak pernah selesai dikerjakan, tampak sangat primitif apabila dibandingkan dengan standar masa kini. Bagaimanapun juga, alat tersebut menggambarkan elemen dasar dari sebuah komputer modern dan juga mengungkapkan sebuah konsep penting. Terdiri dari sekitar 50.000 komponen, desain dasar dari Analytical Engine menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut.

Th 185
0 Mesin Penghitung dengan Keyboard
D.D. Parmalee dari USA telah mengembangkan mesin penambahan key-driven yang dapat menambahkan angka-angka dalam satu kolom. Tetapi mesin ini tidak dapat diandalkan sehingga tidak pernah diproduksi secara komersial.

Th 1854 Aljabar Boolean
Georg e S. Boole (1815-1864). Ahli logika dari Inggris dalam bukunya The Law of Thought yang dipublikasikan tahun 1854, menyatakan logika di dalam simbol-simbol matematika yang didasarkan pada 3 (tiga) operasi Logika AND, OR, NOT. Teorinya sekarang mendasari cara kerja sircuit komputer. Dalam tulisannya Boole menyatakan bahwa logika adalah suatu bentuk matematika dan bukan filsafat. seperti halnya geometri, logika didaarkan pada fondasi aksioma sederhana. Seperti halnya aritmatika yang mempunyai fungsi sederhana seperti penambahan, perkalian dan pembagian; logika dapat disederhanakan dengan operasi seperti "dan", "atau", "tidak". Fungsi dapat diatur sehingga dapat bekerja dalam sistem biner.

Th 1868 Mesin Penambah Ukuran Saku
The
Adder, Web, USA
Merupakan alat perhitungan yang mempunyai bagian yang dapat berpindah fungsi sebagai perekam ha sil dari masalah aritmatika tetapi belum benar-benar berisi mekanisme untuk melakukan aritmatika.

Th 1869 Mesin Logika Boolean

Pada tahun 1869, William Stanley Jevons, seorang pakar ekonomi dan juga pakar logika dari Inggris, mempublikasikan Karya Ilmiahnya yang berjudul "The Substitution of Similars" dan "On the Mechanical Performa
nce of Logical Inference," yang mendeskripsikan alat penerapan Logika Abacus miliknya. Logika Abacus terdiri dari papan kayu rectangular yang kecil, menunjukkan kombinasi yang berbeda untuk pernyataan benar dan salah. Mesin logikanya juga disebut "logical piano" yang dibuat pada tahun 1869 dan didemonstrasikan kepada Royal Society di London. Mesin ini menggunakan logika Boolean dan Jevon menggunakannya sebagai sarana untuk mendeskripsikan Logika Analisis. Mesin ini merupakan mesin pertama (pada waktu itu) yang memakai Logika Boolean.

Th 1879 : Mesin Pencatat Kas yang pertama (James Ritty, USA)
James Ritty (1836-1918), Dayton, Ohio menciptakan mesin pencatat kas yang pertama pada tahun 1879. Tombol-tombol yang tersusun di bagian bawah mesin pencatat kas ini untuk merekam jumlah penjualan. Ukurannya adalah 22" x 14" x 20" (55.88 cm x 35.56 cm x 50.8 cm). Pada saat pe nciptaan mesin ini, Ritty memperkenalkan sebuah perubahan cara pencatatan, yang disebut "incorruptible cashier." Mesin ini berukuran 17.25" x 14" x 26.5" (43.81 cm x 35.56 cm x 67.31 cm). Mesin ini termasuk tab pop-up untuk mengindentifikasi jumlah penjualan dan sebuah bell akan berbunyi ketika transaksi telah terjadi.

l1884 : Mesin Tabulasi dengan Kartu Berlubang
Herman Hellirith seorang ahli statistika, pada tahun 1884 mendaftarkan hak cipta untuk mesin tabulasi dengan kartu berlubang. Gagasan Hollerith untuk membuat kartu berlubang ini tidak diilhami oleh pekerjaan Jacquard atau Babbage, melaink an dari “fotografi lubang”.Tiket kereta api yang dikeluarkan secara harian dan dilengkapi dengan ciri-cirif isik penumpang. Kondektur akan melubangi tiket untuk menandai warna rambut dan mata, serta bentuk hidung penumpang. Belakangan putri Hollerith menyatakan,” Tiket itu memberikan gagasan kepada ayah saya untuk membuat ‘fotol ubang’ bagi setiap orang yang akan ditabulasikan, akhirnya ‘foto lubang’ini dipergunakan dalam melaksanakan sensus penduduk di Amerika Serikatpada tahun 1890. Hak ciptanya diberikan tahun 1889.

Gambar 11: Hollerith Desk

Th 1884 Macaroni BOX
Mesin ini diguna kan sebagai prototipe asli pada tahun 1884. Yang membuat mesin ini sangat spesial adalah karena mesin in menjadi pelopor dari tombol input untuk mesin hitung. Keyboard alphanumeric dikembangkan hanya untuk tujuan mengetik, tetapi fungsi mengetik menjadi terkombinasi dengan interface komputer yang tidak juga ditemukan hingga beberapa waktu ke depan.






Th 188 7 First Comptometer
Comptometer merupakan salah satu mesin hitung (elektronik mekanik). Comptometer adalah alat hitung pertama yang dijalankan secara mandiri dengan menekan tombol, yang berjajar dalam tabel vertikal dan horisontal kolom. E. Felt (1862-1930) menciptakan prototipe dari key-driven sebuah kalkulator pada tahun 1884-1885 dengan macaroni box kayu sebagai case. Pada tahun 1887 dia mendapat hak paten dan menjadi pendiri dari Felt & Tarrant Manufacturing Co., dan juga menjual Comptometer pertamanya. Pada september 1887, Comptometer mulai digunakan di US. Treasury Department.

Th 1893 Mesin Penghitung Saintifik Yang Pertama
Ditemukan oleh Steiger Millionare dari Otto Steiger, Jerman
"Millionaire" umumnya dikenal sebagai mesin hitung komersial pertama yang sukses yang bisa melakuakan perkalian secara langsung daripada menggunakan penjumlahan berulang.


Th 1911 Monroe Calculator
(Jay Monroe & Frank S. Baldwin,USA)
Pada tahun 1911, Monroe LN diperkenalkan. Sebelumnya, mesin penjumlahan mempunyai fungsi perkalian dan pembagian. Monroe LN menggabungkan 2 mesin mejadi 1 mesin.


0 komentar:

Poskan Komentar

 
BloggerTheme by BloggerThemes | Design by 9thsphere